Modul Sinau

Bilangan dalam Bahasa Jawa

Menghitung dari satu hingga sepuluh dalam ngoko dan krama, serta kapan bentuk kramanya dipakai.

8 menit baca · bahasa

Yang akan kamu pahami

  • Deret bilangan 1–10 dalam ngoko dan krama.
  • Konteks pemakaian bilangan krama, misalnya harga dan waktu.

Pengantar

Bilangan ikut mengikuti unggah-ungguh. Untuk situasi santai, bilangan ngoko dipakai; untuk konteks yang lebih halus — misalnya menyebutkan harga, umur orang lain, atau jam — dipakai bilangan krama.

Deret ngoko

siji, loro, telu, papat, lima, enem, pitu, wolu, sanga, sepuluh.

Deret krama

setunggal, kalih, tiga, sekawan, gangsal, enam, pitu, wolu, sanga, sedasa.

Perhatikan bahwa sebagian bilangan tetap sama dalam kedua ragam — enem, pitu, wolu, sanga — dan sebagian berubah bentuk.

Latihan singkat

Sebutkan alamat rumahmu (bilangan apa yang muncul?), lalu bayangkan kamu menyebutkan harga sesuatu kepada pelanggan — ragam bilangan mana yang lazim?

Ringkasan

Bilangan Jawa punya dua bentuk: ngoko untuk keseharian, krama untuk konteks yang lebih halus.

Pelajari selanjutnya

Lihat induk konsepnya di unggah-ungguh, atau coba modul ngoko-dan-krama untuk dasar pilihan ragam.