Rupa-rupaBahasa

Arane Godhong

Nama khusus daun dalam bahasa Jawa — daun pisang muda diarani pupus, daun kelapa muda diarani janur, daun asam diarani sinom.

Konteks

Dalam bahasa Jawa, daun bukan sekadar “godhong” plus nama pohonnya — banyak daun punya nama khusus sendiri. Polanya: godhong gedhang enom diarani pupus (daun pisang muda disebut pupus). Satu pohon bisa punya beberapa nama daun menurut umurnya: pisang muda pupus, pisang tua ujungan, pisang kering klaras. Nama-nama ini hidup dalam tradisi — janur kuning menghiasi upacara, sinom bahkan menjadi nama tembang macapat.

GodhongDiaraniIndonesiaCatatan
godhong arendliringdaun pohon aren/enau
godhong asemsinomdaun asam mudanama yang sama dengan tembang macapat Sinom
godhong cocor bebektiba urip“jatuh lalu hidup”daunnya yang jatuh tumbuh menjadi tanaman baru
godhong dhadhaptawadaun ketapang
godhong gedhang enompupusdaun pisang muda
godhong gedhang tuwaujungandaun pisang tua
godhong gedhang garingklarasdaun pisang kering
godhong gebangkajangdaun gebangdianyam menjadi kajang, alas/penutup tradisional
godhong jambepracat, dedeldaun pinangdipakai membungkus sesaji/tembakau
godhong jarakbledhegdaun jarak
godhong jarak kebolomah-lomahdaun jarak kebo
godhong jatijompongdaun jatilazim dipakai sebagai piring tradisional
godhong kacang brolrendengdaun kacang tanah
godhong kacang lanjaranlembayungdaun kacang panjang
godhong katesgamplengdaun pepaya
godhong kecipircethethetdaun kecipir
godhong kelorlimaran (sewu)daun kelor
godhong kemladheyankumudadaun kemladheyan
godhong kluwihkleyangdaun sukul (kluwih)
godhong krambil enomjanurdaun kelapa mudajanur kuning — pelengkap hampir semua upacara adat

Catatan penyusunan: ditranskrip dari halaman buku sumber (bab 6). Foto halaman berhenti di butir 20 (godhong krambil enom — janur) — bila daftarnya masih bersambung, kirim halaman lanjutannya dan akan ditambahkan.

Berkaitan dengan

Bagian dari

Sumber

  1. Daryanto S.S. Kawruh Basa Jawa Pepak — Apollo Lestari, SurabayaBuku kosakata Jawa berbab-bab bernomor yang menjadi sumber struktur A–D dan isi daftar Rupa-rupa Kawruh; daftar ditranskrip dari salinan buku yang disediakan pengguna. Penata letak dan ilustrasi: Suparlan Amir; penataan sulit: Purnomo. Tahun terbit belum tercantum pada salinan.
  2. W. J. S. Poerwadarminta. Baoesastra Jawa (1939) — J. B. WoltersKamus besar bahasa Jawa yang menjadi rujukan standar leksikon dan ragam bahasa Jawa baku.