Rupa-rupaBahasa

Cacahing Awak

Sebutan anggota tubuh manusia dalam bahasa Jawa — sirah, mripat, geger, sampai tibi.

Konteks

Cacahing awak berarti perincian tubuh: daftar anggota tubuh dari sirah sampai sikil. Kosakata ini fondasi bagi banyak hal lain — dari mengeluh sakit sampai panyandra. Sebagian berbeda dari padanan Indonesianya yang sering dikira sama: dhengkul bukan lutut, melainkan siku; lutut disebut jithak.

JawaIndonesiaCatatan
sirahkepala
ndhaskepalakata dasar; dipakai dalam peribahasa
wulurambut
cangengisdahi
groyokanubun-ubun
mripatmata
kupingtelinga
irunghidung
cangkemmulut
untugigi
ilatlidah
ilerair liur — iler
gladhagdagu
gululeher
pundhakbahu
dhadhadada
wetengperut
pusarpusar
gegerpunggung
bangkengpinggang
tangantangan
aran-aranjemari
kukukuku
dhengkulsikubukan lutut
jithaklututjithakan = sabetan lutut
pupupaha
tibibetis
sikilkaki
tumittumit
balungtulang
dagingdaging
kulitkulit
getihdarah
uriturat
kringetkeringat

Catatan penyusunan: daftar disusun dari rujukan di bawah dan menunggu pemeriksaan editorial — terutama pasangan dhengkul/jithak yang kerap tertukar.

Berkaitan dengan

Bagian dari

Sumber

  1. W. J. S. Poerwadarminta. Baoesastra Jawa (1939) — J. B. WoltersKamus besar bahasa Jawa yang menjadi rujukan standar leksikon dan ragam bahasa Jawa baku.