IstilahBahasa

Krama

Ragam halus dalam bahasa Jawa yang digunakan untuk menunjukkan penghormatan kepada lawan bicara yang lebih tua, lebih tinggi kedudukannya, atau belum akrab.

Pengertian

Krama adalah ragam halus dalam bahasa Jawa. Ragam ini digunakan untuk menunjukkan penghormatan — kepada orang yang lebih tua, lebih tinggi kedudukannya, atau belum akrab dengan pembicara.

Konteks

Krama memiliki padanan kosakata terhadap ngoko, misalnya dhahar (krama) untuk mangan (ngoko, “makan”). Selain krama biasa, dikenal pula krama inggil untuk kosakata yang mengangkat lawan bicara, dan madya sebagai ragam tengah.

Catatan Rasa

Menggunakan krama bukan sekadar "berbahasa formal". Krama menempatkan lawan bicara pada posisi yang dihormati — kegagalan memilih ragam yang tepat bisa terasa janggal secara sosial, bahkan ketika maksudnya baik.

Berkaitan dengan

Bagian dari

Padanan formal dari

Berkaitan dengan

Sumber

  1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia — KemendikbudristekLihat sumber ↗Kamus daring resmi bahasa Indonesia; dipakai sebagai rujukan padanan Indonesia untuk istilah Jawa.
  2. W. J. S. Poerwadarminta. Baoesastra Jawa (1939) — J. B. WoltersKamus besar bahasa Jawa yang menjadi rujukan standar leksikon dan ragam bahasa Jawa baku.