Rupa-rupaBahasa

Urutane Turunan

Urutan keturunan dalam bahasa Jawa — anak, putu, buyut, canggah, sampai gantung siwuruh.

Konteks

Bahasa Jawa menamai setiap tingkat keturunan dengan kata yang berbeda — bukan sekadar “cucu dari cucu”. Urutannya turun dari anak sampai jauh ke bawah, dan sebagian kata juga dipakai untuk arah sebaliknya: buyut bisa berarti kakek dari kakek.

JawaIndonesiaCatatan
anakanaktingkat pertama
putucucu
buyutcicit — anak dari cucu
canggahanak dari buyut
warenganak dari canggah
udheg-udheganak dari wareng
gantung siwuruhgenerasi berikutnya lagi

Ke arah atas dipakai pula: bapak/ibu → mbah (kakek/nenek) → buyut. Untuk garis keturunan bangsawan dipakai istilah sentana — keturunan, terutama keturunan raja atau priyayi.

Catatan penyusunan: urutan di atas adalah urutan yang lazim diajarkan; penamaan tingkat terjauh bervariasi antarwilayah dan menunggu pemeriksaan editorial.

Berkaitan dengan

Bagian dari

Sumber

  1. W. J. S. Poerwadarminta. Baoesastra Jawa (1939) — J. B. WoltersKamus besar bahasa Jawa yang menjadi rujukan standar leksikon dan ragam bahasa Jawa baku.